Kamis, 07 Februari 2008


Nggaha Oriangu adalah sebuah Kecamatan di Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, Indonesia.


Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur
Kecamatan: Haharu | Kahaungu Eti | Karera | Kota Waingapu | Lewa | Matawai Lapau | Nggaha Oriangu | Paberiwai | Pahunga Lodu | Pandawai | Pinu Pahar | Rindi | Tabundung | Umalulu | Wulla Waijelu

Rabu, 06 Februari 2008

Gunung Bukit Tunggul
Gunung Bukit Tunggul merupakan sebuah gunung yang terdapat di pulau Jawa, Indonesia. Gunung Bukit Tunggul mempunyai ketinggian setinggi 2.208 meter.
Gunung Bukit Tunggul mempunyai kawasan hutan Dipterokarp Bukit, hutan Dipterokarp Atas, hutan Montane, dan Hutan Ericaceous atau hutan gunung.

Selasa, 05 Februari 2008

Boaz Salossa
Boaz Theofilius Erwin Solossa (lahir di Sorong, 16 Maret 1986) adalah seorang pemain sepak bola Indonesia yang berasal dari Papua. Ia biasanya bermain sebagai penyerang yang berposisi di sebelah kiri lapangan. Saat ini ia bermain di Persipura Jayapura. Kakaknya, Ortizan Solossa, adalah pesepak bola yang bermain di Arema Malang. Paman Boaz, JP Solossa adalah Gubernur Papua saat ini.
Mungkin karena usianya yang masih muda, Boaz sering bersikap temperamental dan mudah bereaksi kasar di lapangan. Pada 25 Oktober 2005, ia dijatuhi hukuman skorsing selama satu tahun tidak boleh bermain sepak bola di ajang nasional maupun internasional oleh PSSI karena terbukti menendang wasit dalam pertandingan Piala Indonesia antara Persipura melawan Persebaya pada 12 September 2005.pada tanggal 28 maret 2007 boas memulai lagi debutnya di timnas u-23 melawan libanon, namun timnas indonesia mengalami kekalahan dengan skor 2-1 untuk keunggulan libanon

Senin, 04 Februari 2008


Kikim Timur adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Lahat, Sumatra Selatan, Indonesia. Kecamatan ini merupakan pemekaran dari kecamatan KIKIM. Ibukota kecamatan ini adalah Bungamas dan merupakan kecamatan induk. Sebagian Kecamatan ini berada dialiran KIKIM dan sungai Empayang. Kecamatan kikim Timur telah memiliki puskesmas induk yang berkedudukan di desa Bungamas dan Pustu didesa-desa lainnya. Desa-desa yang termasuk dalam kecamatan Kikim timur antara lain : Desa Bungamas, Cecar, Muara Empayang, Gunung Kerte, Gunung Aji, Karang Endah, Paduraksa, Petikal dan masih banyak desa-desa lainnya. Penduduk kecamatan KIKIM Timur mayoritas beragama Islam (100%) dan merupakan penduduk asli setempat (jeme KIKIM). Sebagian besar penduduk kecamatan Kikim Timur bermata pencarian sebagai Petani Karet, Kopi, Padi Darat, Sawah dan wiraswasta.


Kabupaten Lahat, Sumatra Selatan
Kecamatan: Jarai | Kikim Barat | Kikim Selatan | Kikim Tengah | Kikim Timur | Kota Agung | Lahat | Lintang Kanan | Merapi | Muara Pinang | Mulak Ulu | Pajar Bulan | Pasemah Air Keruh | Pendopo | Pulau Pinang | Talang Padang | Tanjung Sakti | Tebing Tinggi | Ulu Musi
Kikim Timur, Lahat

Minggu, 03 Februari 2008

Powiat Wyszków
Powiat Wyszków adalah sebuah powiat (semacam "kabupaten") di Polandia. Ibukotanya adalah Wyszków . Powiat ini letaknya ada di provinsi Mazowia dan pada tahun 2005 memiliki penduduk 71.626 jiwa.


Kota otonom: Warsawa | Ostrołęka | Płock | Radom | Siedlce Powiat (kabupaten): Białobrzegi | Ciechanów | Garwolin | Gostynin | Grodzisk Mazowiecki | Grójec | Kozienice | Legionowo | Lipsko | Łosice | Maków Mazowiecki | Mińsk Mazowiecki | Mława | Nowy Dwór Mazowiecki | Ostrołęka | Ostrów Mazowiecka | Otwock | Piaseczno | Płock | Płońsk | Pruszków | Przasnysz | Przysucha | Pułtusk | Radom | Siedlce | Sierpc | Sochaczew | Sokołów Podlaski | Szydłowiec | Warsawa Barat | Węgrów | Wołomin | Wyszków | Zwoleń | Żuromin | Żyrardów

Sabtu, 02 Februari 2008


Gnostisisme Sifat dan Struktur Gnostisisme Istilah dan konsep penting Sejarah singkat Gnostisisme Sejarah terinci Gnostisisme Apakah Gnostisisme itu? Gnostisisme modern
Gnostisisme Persia Mandaeisme Manikheisme
Gnostisisme Suriah-Mesir Setian Tomasin Valentinian Basilidean
Para Bapak Gnostisisme Kristen Simon Magus Cerinthus Marsion Valentinius
Gnostisisme Awal Ofit Keni Karpokratian Borborit
Gnostisisme Pertengahan Bogomil Kathar
Teks-teks Gnostik Perpustakaan Nag Hammadi Kisah perbuatan Tomas Allogenes 1 Wahyu Yakobus 2 Wahyu Yakobus Apokrifon Yohanes Kitab-kitab Jeu Percakapan Juruselamat Wahyu Koptik Paulus Injil Koptik orang Mesir Injil Tomas Injil Yudas Injil Filipus Injil Petrus Injil Maria Injil Kebenaran Wahyu Gnostik Petrus Marsanes Diagram Ofit Hikmat Iman Hikmat Yesus Kristus Pemikiran Norea Trimorfik Protennoia Zostrianos
Artikel terkait Kekristenan Esoterik Teosofi Gnosis "Lalu datanglah Valentinus, ia yang percaya bahwa samudra dan keheningan sebagai permulaan dari segala sesuatu." -Quevedo
Valentinius, (juga dikenal sebagai Valentinus) (l.k. 100 - l.k. 153), adalah seorang teolog Gnostik Kristen yang paling terkenal dan berpengaruh dan untuk suatu masa tertentu paling berhasil. Ia mendirikan alirannya di Roma. Menurut Tertulianus dalam Adversus Valentinianos iv, pada tahun 143 ia adalah calon uskup Roma, namun ia dikalahkan oleh perbedaan suara yang sangat kecil. Tertulianus juga mengatakan bahwa Valentinius dinyatakan penyesat pada 175, beberapa tahun setelah kematiannya. "Valentinus telah hilang, namun orang-orang ini adalah kaum Valentinian yang muncul dari Valentinus. Di Antiokia saja hingga hari ini Axionikus menyimpan kenangan terhadap Valentinus dengan ketaatan penuh terhadap aturan-aturannya." (Tertulianus, AV). Melalui dia, Gnostisisme hampir diterima masuk ke dalam tradisi arus utama agama Kristen.
Dalam ajarannya, tempat tidur pelaminan memiliki tempat yang utama dalam versi Cinta Kasih Kristianinya. Penekanannya ini jauh berbeda dengan konsep dalam agama Kristen yang umum. Stephan A. Hoeller, seorang pakar, menyatakan pendapatnya tentang Valentinius mengenai hal ini: "Selain sakramen permandian, penguatan, ekaristi, imamat dan perminyakan, aliran gnosis Valentinius juga secara prominen menekankan dua sakramen agung dan misterius yang dipanggil "penebusan dosa" (apolytrosis) dan "tempat pelaminan" ..."

Biografi
Valentinius dilahirkan di Frebonis di Delta Nil dan belajar di Alexandria, sebuah pusat Kristen perdana penting dan kota metropolitan saat itu. Di sana diduga ia pernah mendengar filsuf Kristen Basilides dan kemudian jelas menguasai filsafat Platonisme Tengah Helenistik dan kebudayaan orang-orang Yahudi Helenis seperti alegoris dan filsuf Yahudi Alexandria, Filo Yudeus. Para pengikutnya di Alexandria mengklaim bahwa Valentinus adalah pengikut Teudas dan bahwa Teudas sendiri adalah pengikut St. Paulus dari Tarsus. Valentinius mengklaim bahwa Teudas mengajarkan kepadanya hikmat rahasia yang telah diajarkan Paulus secara pribadi kepada kalangan dekatnya, yang secara terbuka dirujuk oleh Paulus dalam hubungan dengan perjumpaan visionernya dengan Kristus yang bangkit (Roma 16:25; 1 Korintus 2:7; 2 Korintus 12:2-4; Kisah 9:9-10), ketika ia menerima ajaran rahasia daripadanya. ajaran-ajaran esoterik seperti itu tidak lagi begitu dipentingkan di Roma setelah pertengahan abad ke-2.
Valentinius mula-mula mengajar di Alexandria dan kemudian pergi ke Roma sekitar 136, pada masa Hyginus menjadi Paus, dan tinggal di sana hingga masa kepausan Paus Anicetus. Ia menjadi begitu menonjol di antara komunitas Kristen sehingga, menurut Tertulianus Adversus Valentinianos iv, Valentinius menjadi kandidat untuk uskup Roma (sekitar tahun 143) dan bahwa ia kalah dengan perbedaan suara yang sangat kecil:
"Valentinius berharap menjadi uskup karena ia sangat cakap dan pandai berbicara, namun orang lain yang dipilih karena ia pernah menderita sebagai seorang martir. Karena marah oleh hal ini, Valentinius memutuskan hubungan dengan gereja yang sah."[1] (Motivasi yang dijelaskan ini adalah bagian dari retorika sarkastik Tertulianus.)
Catholic Encyclopedia mengatakan Marcion mungkin juga menjadi salah satu kandidatnya pada saat yang sama. Tertulianus— yang mengembangkan kecenderungan-kencederungan ajaran sesat Montanis— melaporkan bahwa Valentinius dinyatakan sebagai penyesat pada sekitar 175 M. setelah kematiannya. Tertulianus juga menyatakan bahwa Valentinius secara pribadi bersahabat dengan Origenes. Tidak ada bukti bahwa Valentinius pernah digambarkan mengembangkan gereja Paulin yang ortodoks, namun ia memang kontroversial. Menurut sebuah tradisi yang belakangan, ia mengundurkan diri ke Siprus, dan di sana ia terus mengajar dan memperoleh pengikut. Ia meninggal mungkin sekitar 160 atau 161.
Para heresologis (=penulis tentang ajaran sesat) Kristen juga menulis rincian-rincian kehiudpan Valentinus yang oleh komunitas ilmiah di masa kini dianggap tidak dapat diandalkan. Seperti yang disebutkan di atas, Tertulianus mengklaim bahwa Valentinus adalah seorang kandidat uskup Roma dan bahwa ia kalah dalam pemilihan dengan suara tipis, dan setelah itu ia berpaling kepada ajaran sesat karena kecewa. Epifanius menulis bahwa Valentinus meninggalkan iman yang sejati setelah kapalnya karam di Siprus dan menjadi gila. Selain tampaknya tidak mungkin, gambaran-gambaran ini juga kelihatan saling bertentangan.
Valentinus adalah salah satu orang Kristen perdana yang berusaha untuk menghubungkan agama Kristen dengan Platonisme. Ia mengambil konsep-konsep dualis dari dunia Platonis tentang bentuk-bentuk yang ideal (pleroma) dan dunia bawah berupa fenomena (kenoma). Dari para pemikir dan pengkhotbah pertengahan abad ke-2 yang dinyatakan sesat oleh Ireneus dan oleh orang-orang Kristen arus utama yang belakangan, hanya Marcionlah yang menonjol secara pribadi. Perlawanan ortododoks yang sezaman terhadap Valentinus muncul dari Yustinus Martir.
Ketika Valentinus masih hidup ia mempunyai banyak murid, dan sistem pemikirannya adalah yang paling menyebar dari semua bentuk Gnostisisme. Di antara para murid Valentinus yang lebih menonjol, yang betapapun tidak mengikuti pandangan gurunya secara membabi-buta, adalah Bardasanes, yang biasanya dihubungkan dengan Valentinus dalam rujuan-rujukan yang kemudian, serta Herakleon, Ptolemeus dan Marcus. Banyak dari tulisan-tulisan dari para tokoh Gnostik ini, dan sejumlah besar ringkasan dari tulisan-tulisan Valentinus, yang ada hanya dalam bentuk kutipan-kutipan yang diperlihatkan oleh para lawannya yang ortodoks, hingga 1945, ketika kotak tulisan-tulisan di Nag Hammadi mengungkapkan sebuah versi Koptik tentang Injil Kebenaran, yang, menurut Ireneus, adalah sama dengan Injil Valentinus yang disebutkan oleh Tertulianus dalam traktatnya Adversus Valentinianos.
Dalam sebuah teks yang dikenal seagai Pseudo-Anthimus, Valentinus dikutip pernah mengajarkan bahwa Allah terdiri dari tiga hypostasis (hakikat) (realitas-realitas rohani tersembunyi) dan tiga prosopa (pribadi) yang disebut Bapa, Anak dan Roh Kudus:
"Mengenai ajaran sesat para Ariomaniak, yang telah merusakkan Gereja Allah ... Maka ajarkanlah ketiga hypostasis ini, seperti halnya Valentinus si penghulu penyesat pertama kali ciptakan dalam buku yang diberinya judul 'Tentang Tiga Hakikat'. Karena dialah orang pertama yang menciptakan ketiga hakikat ini dan ketiga pribadi yaitu Bapa, anak dan Roh Kudus, dan ia ternyata telah mencurinya dari Hermes dan Plato." (Sumber: AHB Logan. Marcellus dari Ankara (Pseudo-Anthimus), 'On the Holy Church': Text, Translation and Commentary. Verses 8-9. Journal of Theological Studies, NS, Volume 51, Pt. 1, April 2000, hlm. 95 ).
Karena Valentinus telah menggunakan istilah hypostases (hakikat), namanya muncul dalam pertikaian Arianisme pada abad ke-4. Marcellus dari Ankara, yang merupakan lawan keras Arianisme tetapi juga yang menolak kepercayaan kepada Allah dalam tiga hakikat dan menganggapnya sesat (belakangan ia dikutuk karena pandangannya ini), menyerang lawan-lawannya (Tentang Gereja yang Kudus, 9) dengan menghubungkan mereka dengan:
"Valentinus, sang pemimpin dari sebuah sekte, adalah orang pertama yang menciptakan pemahaman tentang tiga keberadaan (hypostasis) yang berkelanjutan, dalam sebuah buku yang diberinya judul Tentang Tiga Hakikat. Karena, ia menciptakan pemahaman tentang tiga keberadaan yang berkelanjutan dan tiga pribadi - bapa, anak, dan roh kudus." [2]
Ajaran ini belakangan diadaptasi dalam doktrin tentang Tritunggal dari Kekristenan Nicea.

Injil Kebenaran
Dalam keadaan ini, terbukalah bidang baru dalam studi-studi Valentinian ketika Perpustakaan Nag Hammadi ditemukan di Mesir pada 1945. Di antara kantung yang sangat campuran yang berisi karya-karya yang dicap "gnostik" terdapat serangkaian tulisan yang mungkin sekali berkaitan dengannya, khususnya teks Koptik yang disebut Injil Kebenaran yang secara spesifik pernah disebut sebagai karyanya oleh Ireneus (Adversus Haeresis 3.11.9). Ini adalah suatu pernyataan tentang nama Sang Bapa yang tidak dikenal. Bila seseorang mengetahuinya, maka orang tersebut akan mampu menembus cadar kebodohan yagn telah memisahkan semua makhluk dari Sang Bapa. Dan Yesus Kristus sebagai Juruselamat telah menyingkapkan nama itu melalui berbagai cara yang penuh dengan bahasa yang mengandung unsur abstrak. Clyde Curry Smith menyatakan "Pengertian ini akhirnya terlalu esoterik buat konsumsi umum, dan para pengikut Valentinus kemungkinan sekali hanyalah orang-orang yang berpendidikan."

Valentinius Valentinian

Artikel utama: Valentianisme

Jumat, 01 Februari 2008


Kesultanan Banjar (24 September 1526 s.d 11 Juni 1860) adalah kesultanan yang terdapat di Kalimantan Selatan. Kesultanan ini semula beribukota di Banjarmasin kemudian dipindahkan ke Martapura dan sekitarnya (kabupaten Banjar). Ketika beribukota di Martapura disebut juga Kerajaan Kayu Tangi.
Ketika ibukotanya masih di Banjarmasin, maka kesultanan ini disebut Kesultanan Banjarmasin. Kesultanan Banjar merupakan penerus dari Kerajaan Negara Daha yaitu kerajaan Hindu yang beribukota di kota Negara, sekarang merupakan ibukota kecamatan Daha Selatan, Hulu Sungai Selatan dan terakhir ibukotanya di Marampiau, Margasari.

Surat Kepada Sultan Demak (Sultan Trenggono)
Datang Patih Balit itu membawa surat Sultan Demak, maka disuruh baca oleh Mangkubumi. Bunyinya:Kerajaan Banjar "Salam sembah putra andika pangeran di Banjarmasih sampai kepada Sultan Demak. Putra andika mencatu nugraha tatulung bantu tatayang sampiyan, karena putra andika barabut karajaan lawan patuha itu namanya Pangeran Tumenggung. Tiada dua-dua putra andika mancatu nugraha tatulung bantu tatayang sampiyan. Adapun lamun manang putra andika mangawula kepada andika. Maka persembahan putra andika: intan sapuluh, pekat saribu gulung, tatudung saribu buah, damar batu saribu kindai, jaranang sapuluh pikul, lilin sapuluh pikul.Kerajaan Banjar Demikianlah bunyinya surat itu. Maka sembah Patih Balit: "Tiada dua-dua yang diharap putra andika nugraha sampiyan itu". Banyak tiada tersebut. Maka kata Sultan Demak: Mau aku itu membantu lamun anakku Raja Banjarmasih itu masuk Islam. Lamun tiada masuk Islam tidak mau aku bertulung. Patih Balit kembali dahulu berkata demikian, maka kata Patih Balit: "hinggih". (J.J. Ras, Hikajat Bandjar: A Study in Malay Histiographi,…hlm 428)

Raja-raja Banjarmasin

Raja I adalah Sultan Suriansyah, dimakamkan di Komplek Makam Sultan Suriansyah
Raja II adalah Sultan Rahmatullah, dimakamkan di Komplek Makam Sultan Suriansyah
Raja III adalah Sultan Hidayatullah, dimakamkan di Komplek Makam Sultan Suriansyah
Raja IV adalah Sultan Mustainbillah
Raja V adalah Sultan Inayatullah, dimakamkan di Kampung Keraton, Martapura, Banjar
Raja VI adalah Sultan Saidullah
Raja VII adalah Sultan Tahalidullah
Raja VIII adalah Sultan Amirullah Bagus Kusuma
Raja IX adalah Sultan Agung
Raja X adalah Sultan Amirullah Bagus Kusuma (kedua kali)
Raja XI adalah Sultan Hamidullah
Raja XII adalah Sultan Tamjidullah
Raja XIII adalah Sultan Muhammad Aliuddin Aminullah
Raja XIV adalah Susuhunan Nata Alam
Raja XV adalah Sultan Sulaiman Saidullah
Raja XVI adalah Sultan Adam Alwasikh Billah, dimakamkan di Kampung Jawa, Martapura, Banjar
Raja XVII adalah Sultan Tamjidullah Alwasikh Billah Tokoh dan Peranan

Patih Masih
Patih Kuin
Patih Balit
Patih Balitung
Patih Muhur
Patih Tiup
Patih Rumbih
Patih Bahandang Bulau
Khatib Dayan
Khatib Banun
Nyai Diang Lawai
Sorang
Kiai Marta Sura
Kiai Dipondok
Kiai Suta Sami
Pangeran Dipati Tuha
Pangeran Dipati Anum
Pangeran Agung
Nyai Ratu Komala Sari
Ratu Siti
Nyai Besar Aminah